PT GEO ANFA SPASIAL
>_ Initializing core systems...
0% SYS.ONLINE

Digital Twin City 3D

Prototipe Digital Twin yang memadukan CityGML/CityJSON dengan 3D Tiles (fotogrametri, point cloud) dan model 3D satuan dalam satu platform web.

Prototipe Digital Twin yang memadukan CityGML/CityJSON dengan 3D Tiles (fotogrametri, point cloud) dan model 3D satuan dalam satu platform web.
CesiumJS 3D Tiles CityGML/CityJSON Photogrammetry Point Cloud

Konteks

Kota dan kawasan membutuhkan representasi digital 3D untuk perencanaan, simulasi, dan pengambilan keputusan. Kami membangun prototipe Digital Twin City yang menampilkan lingkungan kota secara 3D langsung di browser, tanpa perangkat lunak khusus.

Perencanaan tata ruang selama ini banyak bersandar pada peta dua dimensi, padahal sebagian pertanyaan terpentingnya bersifat tiga dimensi. Berapa tinggi bangunan yang masih wajar di suatu blok, bagaimana bayangannya menimpa bangunan tetangga sepanjang hari, dan apakah rencana baru menutup garis pandang ke penanda kota — semuanya sulit dijawab dari gambar datar.

Kendala berikutnya bersifat teknis. Model 3D kota berukuran sangat besar, sementara perangkat lunak GIS desktop yang mampu membukanya tidak tersedia di meja setiap pemangku kepentingan. Akibatnya model 3D sering berhenti sebagai berkas yang hanya bisa dibuka satu-dua orang.

Solusi yang Kami Bangun

Kami memadukan model kota CityGML/CityJSON dengan 3D Tiles hasil fotogrametri dan point cloud, serta model bangunan satuan (GLB/KMZ). Semua disajikan melalui platform web berbasis CesiumJS yang mampu melakukan streaming data 3D berukuran besar secara efisien.

Pilihan CityGML/CityJSON bukan sekadar soal format. Keduanya menyimpan makna tiap bagian bangunan — dinding, atap, jendela — bukan hanya bentuknya. Inilah yang membedakan digital twin dari model 3D arsitektural: kota dapat dikueri, misalnya untuk menyaring bangunan yang melampaui ketinggian izin pada zona tertentu.

Untuk beban muat, 3D Tiles memecah model menjadi hierarki potongan dengan beberapa tingkat detail, lalu hanya mengirim bagian yang sedang terlihat pada resolusi sepadan jaraknya. Tanpa mekanisme ini, kawasan seluas kota tidak mungkin dibuka dari peramban pada perangkat biasa.

Fitur Utama

  • Navigasi 3D interaktif (pan, zoom, orbit) di browser.
  • Integrasi fotogrametri, point cloud, dan model 3D satuan.
  • Streaming 3D Tiles untuk dataset besar tanpa membebani perangkat.

Hasil & Dampak

Demo saat ini menggunakan data kawasan Kalasatama, Helsinki, untuk menunjukkan kematangan pendekatan. Pendekatan ini siap diterapkan untuk pemerintah kota, kawasan industri, dan pengembang.

Kalasatama dipilih karena model kota 3D-nya tersedia terbuka dan lengkap, sehingga kematangan teknis pendekatan dapat ditunjukkan apa adanya tanpa menunggu ketersediaan data lokal yang setara. Alur kerja dan teknologinya identik bila diterapkan pada kota di Indonesia — yang berbeda hanya sumber datanya.

Untuk kota di Indonesia, jalur paling ekonomis biasanya dimulai dari data yang sudah ada: poligon bangunan yang ditinggikan berdasarkan atribut jumlah lantai. Hasilnya blok sederhana tanpa detail atap, tetapi sudah memadai untuk studi kepadatan, bayangan, dan garis pandang — dan dapat ditingkatkan bertahap seiring anggaran.

Langkah Berikutnya

Rincian tingkat detail (LOD), sumber data 3D, serta konsekuensi biayanya kami uraikan pada layanan Digital Twin City. Untuk penggambaran objek yang jauh lebih realistis, lihat 3D Gaussian Splatting.

Diskusikan Proyek Serupa Discuss a Similar Project Lihat Demo Langsung View Live Demo

Proyek Lainnya

← Semua Portofolio← All Portfolio Lihat layanan: Digital Twin City →
EN ID