WebGIS Manajemen Aset Lumpur Sidoarjo
Sistem inventarisasi aset terdampak Lumpur Sidoarjo berbasis peta.
Konteks
Kawasan terdampak Lumpur Sidoarjo (Lusi) memerlukan pendataan aset yang tertata untuk keperluan monitoring dan tata kelola.
Solusi yang Kami Bangun
Kami membangun sistem inventarisasi aset berbasis peta untuk mencatat dan memantau aset di area terdampak secara spasial.
Pada kawasan terdampak bencana, letak adalah bagian dari informasi asetnya sendiri — jarak terhadap area terdampak menentukan status dan penanganan. Karena itu pencatatan berbasis peta bukan sekadar penyajian yang lebih menarik, melainkan cara menyimpan data yang lebih sesuai dengan persoalannya.
Setiap aset menyimpan atribut dan statusnya sendiri, sehingga perubahan kondisi dapat dicatat pada objeknya, bukan pada dokumen terpisah yang mudah tertinggal.
Fitur Utama
- Inventaris aset pada peta interaktif.
- Pencatatan atribut dan status aset.
- Basis data spasial terpusat.
Hasil & Dampak
Pendataan aset menjadi lebih rapi dan mudah ditelusuri.
Ketertelusuran adalah inti kebutuhan di sini. Pertanyaan tentang kondisi suatu aset dijawab dengan membuka objeknya pada peta beserta riwayat dan atributnya, bukan dengan mencari lampiran pada laporan lama.
Karena data terkumpul pada satu basis data spasial, rekapitulasi menurut wilayah atau status dapat dihasilkan langsung tanpa penghitungan ulang manual. Bila data awal Anda masih tersebar dalam banyak format, tahap penyiapannya kami tangani sebagai integrasi data spasial.